Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Istilah Overweight Saham

Mengenal Istilah Overweight Saham-Kemampuan menganalisa sebelum berinvestasi saham sangatlah diperlukan. Jadi, sebagai investor pemula tidak hanya ikut-ikutan saat akan membeli saham. Namun, untuk mampu menganalisa terkadang diperlukan istilah-istilah tertentu yang digunakan untuk mengetahui trend pada dunia saham.



Bagi pemula tentu memahami istilah dalam dunia saham menjadi bekal utama untuk memahami kondisi tertentu yang terjadi pada investasi saham. Namun, banyaknya istilah dalam dunia pasar modal terkadang membuat kita tidak memahami bahkan bingung dengan istilah itu sendiri. 


Salah satu istilah yang sering muncul yaitu overweight saham.


Istilah overweight saham sering dikaitkan dengan sekumpulan emiten atau perusahaan yang berada dalam satu kategori sektor yang menjadi acuannya. Tentunya istilah ini berhubungan dengan teknik atau strategi dalam dunia pasar modal. 


Penasaran dengan istilah overweight saham? Simak ulasanya berikut ini. 


Apa Itu Overweight Saham?

Istilah overweight saham sering muncul ketika kondisi saham diprediksikan akan mengalami kenaikan melebihi saham lainnya dari sektor yang sama. Overweight diukur berdasarkan sekumpulan saham dari industri yang sama. 


Sebagai contoh, saham ADMR pada sektor energi naik 25% atau lebih tinggi dibandingkan konsensus analisis. Padahal, fakta sektoral saham energi saat itu rata-rata mengalami kenaikan paling tinggi di angka 15% saja. Itu artinya saham ADMR mengalami overweight saham di antara saham lainnya pada sektor energi.


Jadi, dapat dipastikan bahwa overweight saham sangat berpengaruh pada sektornya. Selain berpatok pada sektor, kondisi kenaikan berlebih itu juga dapat disebabkan oleh hasil opini atau presepsi yang diolah dari berbagai informasi.


Istilah Lainnya Dalam Saham

Namun, selain overweight saham tentu ada banyak istilah pada investasi saham yang serupa diantaranya equal weight dan underweight.


Equal Weight merupakan situasi saham yang kenaikannya sudah diperkirakan akan naik, namun setara dengan sekumpulan saham yang dijadikan tolak ukur. Pada kondisi ini salah satu emiten akan mengalami kenaikan saham namun masih setara dengan emiten lainnya. 


Sedangkan, istilah underweight yaitu kebalikan dari overweight yang mana saham diprediksi akan mengalami penurunan dibandingkan saham lainnya pada sektor yang sama. Itu artinya kondisi saham tersebut akan mengalami penurunan di bawah rata-rata saham lainnya.  


Itulah beberapa istilah saham yang bisa kita pahami mulai dari overweight saham dan istilah lainnya seperti equal weight dan underweight. Dengan mengetahui istilah tersebut, maka kita akan lebih terbantu saat menganalisa saham dan terlebih saat akan mengambil keputusan.


Untuk itu, sebagai investor pemula jangan hanya sekedar mengetahui istilah saja, namun pastikan kamu memahaminya. Hal ini bertujuan agar kamu dapat menganalisa ketika kondisi tersebut terjadi seperti halnya overweight saham. 



Posting Komentar untuk "Mengenal Istilah Overweight Saham"